Uji Aktifitas Antikoagulan Ekstrak Alkaloid Total Daun Alpukat (Persea americana Mill) Secara In Vitro

Martina Kurnia Rohmah, Djelang Zainuddin Fickri, Karina Putri Damasari, Rosidi Azis, Khurin In Wahyuni

Abstract


Sistem hemostasis yang tidak seimbang akan menyebabkan kelainan patologis. Kelainan patologis yang dapat terjadi yaitu perdarahan spontan karena darah tidak dapat membeku, atau terbentuknya trombus jika koagulasi berlebihan. Salah satu obat yang digunakan untuk mengatasi kelainan tersebut adalah penggunaan obat antikoagulan. Alkaloid diketahui memiliki aktivitasabtikoagulan dengan menghambat jalur koagulasi secara ekstrinsik dan intrinsik melalui penghambatan produksi Fxa, trombin dan menghambat TNF-λ yang diinduksi oleh PAI-1. Daun alpukat memiliki sejumlah kandungan alkaloid yang belum banyak diketahui efek farmakologisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan alkaloid total ekstrak Daun Alpukat (Persea americana Mill) sebagai antikoagulan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian experimental control study dengan menggunakan kontrol positif (darah + heparin) dan kontrol negatif (darah + etanol). Alkaloid yang telah dipisahkan dari ekstrak etanol daun alpukat dibuat larutan dengan 3 varian kosentrasi yaitu 0,1 mg/ml, 0,5 mg/ml dan 1 mg/ml. Penelitian ini dilakukan dengan cara melihat nilai persen (%) inhibisi koagulasi yang dilihat dari nilai CT dengan metode Lee and White. Hasil analisis statistik dengan SPSS dari penelitian ini menunjukan bahwa data berdistribusi tidak normal (Shapiro Wilk, P < 0,05) dan ada beda dengan kontrol positif dan negatif ( Kruskal Wallis P = 0,009). Dari hasil analisis uji pengaruh menunjukkan bahwa pemberian alkaloid total ekstrak daun alpukat dengan kosentrasi 0,1 mg/ml, 0,5 mg/ml dan 1mg/ml memiliki pengaruh yang signifikan terhadap % inhibisi koagulasi yang ditunjukkan dengan nilai Fhitung = 6,694 (Fhitung > Ftabel) dan P = 0,019 (P < 0,05). Hasil uji korelasi menunjukan bahwa hubungan antar kosentrasi bernilai positif namun hubungan tersebut dalam kategori lemah yang ditunjukan dalam nilai koefisien korelasi 0,145 dan signifikansi sebesar 0,303. Penelitian ini telah menunjukkan bahwa ekstrak alkaloid total daun alpukat memiliki pengaruh terhadap aktivitas antikoagulan.

Keywords


Alkaloid, Inhibisi, Koagulasi, Antikoagulan

Full Text:

PDF

References


Antia, BS. Je Okokon. dan PA Okon. 2005. Hypoglycemic activity of aqueous leaf extract of Persea americana Mill. Research Letter, Volume 37, Issue 5, Page 325-326

Bakta, I. M. 2006. Hematologi Klinik Ringkas. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC

Harbone, J.B. 1987. Metode Fitokimia Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan. Edisi 4, terjemahan Kosasih P dan Soediro L. Bandung: Institut Teknologi Bandung

Katzung, B. G. 2014. Farmakologi Dasar dan Klinik. Edisi 8. Jakarta: Salemba Medika.

Ku, S., Lee, I., Kim, J. A., & Bae, J. 2013. Fitoterapia Antithrombotic Activities Of Pellitorine In Vitro And In Vivo. Fitoterapia, 91, 1–8.

Lozzo RV, Antonio JD.2001. Heparen Sulfate Proteglycans: Beavy Bitters In The Angiogenesis Arena. Journal Clinical Investigation 10 ; 349-55

Nourma, A. R. 2015. Uji Aktivitas in vitro. Antiplatelet dan Antikoagulan Fraksi N-Heksan Kulit Batang Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.). Skripsi. Jember: Fakultas Farmasi Universitas Jember




DOI: https://doi.org/10.36932/j-pham.v2i2.25

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN : E-ISSN 2684-7361

Penerbit : STIKES RS ANWAR MEDIKA

Tool : 

Related image

Indexing : 

StatCounter :

 

View My Stats