POLA KEPEKAAN KUMAN TERHADAP ANTIBIOTIKA DI RUMAH SAKIT ANWAR MEDIKA SIDOARJO

Farida Anwari, Acivrida Mega Charisma, Elis Anita Farida

Abstract


Infeksi masih menjadi salah satu penyebab timbulnya berbagai macam penyakit. Iklim tropis merupakan salah satu faktor adanya perkembangan berbagai jenis kuman di sekitar kita. Di sisi yang lain, antibiotika sebagai obat atau pencegah terjadinya infeksi kuman, melalui penggunaannya yang terlalu tinggi pada akhirnya menyebabkan timbulnya jenis bakteri/ kuman yang resisten terhadap antibiotika. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh pola kepekaan kuman terhadap antibiotika dari pasien yang telah dirawat di RS. Anwar Medika Sidoarjo dalam kurun waktu tahun 2016-2017. Berdasarkan hal tersebut, pihak rumah sakit sebagai pengguna antibiotika terhadap pasien, harus memonitor pola kepekaan serta menganalisis uji sensitifitas bakteri terhadap antobiotika.  Pada akhirnya penggunaan antibiotika harus tepat sasaran, aman dan efektif. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis deskriptif pada catatan medik pasien RS. Anwar Medika Sidoarjo yang menerima antibiotika. Sampel penelitian didapatkan dari catatan medik pasien yang menerima antibiotika, mempunyai hasil uji kuman dan kepekaannya terhadap antibiotika di ruang rawat intensif dalam kurun waktu tahun 2016-2017.Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama kurun waktu 2016-2017, peta kuman di RS. Anwar Medika Sidoarjo didominasi oleh jenis kuman gram negatif . Distribusi kuman di RS. Anwar Medika Sidoarjo didominasi oleh 6 jenis kuman dengan frekuensi di atas 10 sampel yaitu Proteus vulgaris, Yersinia enterocolitica, Enterobacter aerogenes, Escherichia coli, Staphylococcus aureus ss. Aureus, dan Pseudomonas aeruginosa. Sebagian besar antibiotika yang digunakan di RS. Anwar Medika Sidoarjo termasuk kategori direkomendasikan, dimana sesuai dengan kriteria sensitifitas yang mencapai 60% lebih. Gentamicin memiliki sensitivitas yang paling tinggi pada bakteri Yersinia pestis.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.