POTENSI SELADA AIR (Nasturtium officinale) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA Rattus norvegicus

Rinza Rahmawati Samsudin, Ellies Tunjung Sari Maulidiyanti, Nur Vita Purwaningsih

Abstract


Hemoglobin sebagai pengangkut oksigen dari paru-paru keseluruh jaringan tubuh serta pemberi warna merah pada eritrosit. Hemoglobin dalam sel darah merah berfungsi mengikat oksigen (O2). Hemoglobin dapat mengikat sejumlah oksigen yang nantinya akan  dibawa oleh darah, keberadaan hemoglobin dalam sel darah merah dapat memenuhi kebutuhan oksigen di seluruh tubuh, bahkan di bagian tubuh yang paling terpencil dan terisolasi dapat tercapai. Jika terjadi penurunan kadar hemoglobin dibawah batas normal maka tubuh akan kekurangan sel darah merah yang disebut dengan anemia, sehingga tubuh memerlukan asupan zat gizi seperti zat besi, vitamin C serta protein yang digunakan untuk pembentukan hemoglobin. Zat besi berperan penting dalam pembentukan hemoglobin, sedangkan peran vitamin C dan protein digunakan untuk membantu penyerapan zat besi agar lebih cepat. Zat besi dapat dijumpai pada makanan yang kurang dikenal tapi mudah untuk didapatkan oleh masyarakat, seperti pada selada air (Nasturtium officinale) untuk itu dilakukan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian selada air terhadap kadar hemoglobin pada tikus. Jenis penelitian ini eksperimental dengan menggunakan desain penelitian pretest and postest with control group. Populasi penelitian ini adalah tikus jantan, sejumlah 32 yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dengan pemberian selada air. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang di uji dengan uji T bebas, dapat disimpulkan terdapat pengaruh pemberian selada air  secara signifikasi dimana P < 0,05.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.