ANALISIS KADAR POLIFENOL TOTAL PADA DAUN MUDA, TUA DAN SANGAT TUA BAMBU SURAT (Gigantochloa pseudoarundinaceae)

Mamay Mamay, Muhammad Hadi Sulhan, Sopi Siti Nurjanah

Abstract


Senyawa polifenol merupakan senyawa bioaktif metabolit sekunder yang berguna untuk mengatasi penyakit degeneratif seperti penyakit jantung dan kanker. Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber polifenol yaitu tanaman bambu. Bambu surat (Gigantochloa Pseudoarundinaceae) adalah salah satu jenis tanaman bambu epidemik Indonesia yang diketahui mengandung senyawa polifenol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar polifenol total daun muda, tua dan sangat tua bambu surat (Gigantochloa pseudoarundinaceae) dengan menggunakan metode spektrofotomtri UV-Vis. Sampel yang diambil dari penelitian ini adalah daun muda, tua dan sangat tua. Pengolahan sampel dilakukan dengan cara ekstraksi menggunakan metode cara panas menggunakan aquadest. Dari analisis kadar polifenol otal daun muda, tua dan sangat tua bambu surat (Gigantochloa pseudoarundinaceae) didapatkan rata-rata kadar polifenol total pada daun muda sebesar 1,740 mg/gr daun, pada daun tua sebesar 2,724 mg/gr daun dan pada daun sangat tua sebesar 3,126 mg/gr daun. Hal ini menunjukkan semakin meningkat tingkat kematangan daun, maka semakin tinggi zat aktif pada daun bambu dan kandungan metabolit sekunder yang dihasilkanpun semakin banyak.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.